Hati nurani atau intuisi merupakan tempat di
mana manusia dapat memperoleh saluran ilham dari Tuhan. Hati nurani ini diyakini
selalu cenderung kepada kebaikan dan tidak suka kepada keburukan.Karena
sifatnya yang demikian itu, maka hati nurani harus menjadi salah satu dasar
pertimbangan dalam melaksanakan kebebasan yang ada dalam diri manusia, yaitu
kebebasan yang tidak menyalahi atau membelenggu hati nuraninya, karena
kebebasan yang demikian itu pada hakikatnya adalah kebebasan yang merugikan
secara moral.
I.SHAME CULTURE AND GUILT CULTURE
A.
SHAME CULTURE
Gengsi” sangat ditekankan. Bila orang
melakukan suatu kejahatan, hal itu tidak dianggap sebagai sesuatu yang buruk
begitu saja, melainkan sesuatu yang harus disembunyikan untuk orang lain.
B. GUILD CULTURE
guilt culture (kebudayyan kebersalahan) adalah kebudayaan di mana pengertian-pengertian seperti “dosa” (sin), “kebersalahan” (guilt), dan sebagainya sangat dipentingkan. Sekalipun suatu kejahatan tidak akan pernah diketahui oleh orang lain, namun si pelaku merasa bersalah juga. Ia menyesal dan kurang tenang karena perbuatan itu sendiri, bukan karena dicela atau dikutuk oleh orang lain, jadi bukan karena tanggapan pihak luar.
guilt culture (kebudayyan kebersalahan) adalah kebudayaan di mana pengertian-pengertian seperti “dosa” (sin), “kebersalahan” (guilt), dan sebagainya sangat dipentingkan. Sekalipun suatu kejahatan tidak akan pernah diketahui oleh orang lain, namun si pelaku merasa bersalah juga. Ia menyesal dan kurang tenang karena perbuatan itu sendiri, bukan karena dicela atau dikutuk oleh orang lain, jadi bukan karena tanggapan pihak luar.
J.KEBEBASAN DAN TANGGUNG JAWAB
kebebasan sosial berarti bahwa masyarakat
meyediakan ruang gerak bagi kebebasan ekstensial kita. Kebebasan ekstensial berarti
bahwa kita mengisi ruang itu ( dengan sikap dan tindakan) yang bertanggung
jawab.Kita perlu terutama : tidak merusak hak da kebahagiaan orang
lain(negatif) melaksanakan kewajiban serta apa yang diharapkan dari kita
(positif).Makin bertanggung jawab makin bebas.
K.NILAI DAN NORMA
1.NILAI
1.NILAI
Nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan
benar yang dicita-citakan oleh warga. Agar nilai dapat terlaksana maka
dibentuklah norma yaitu ketentuan yang berisi
perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi.
perintah dan larangan yang dilengkapi dengan sanksi.
2.NORMA
Adalah
patokan perilaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu sebagai perwujudan
dari nilai.
L.HAK DAN KEWAJIBAN
Pengertian
Hak
Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik
kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri.Contoh dari hak adalah:
- Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum;
- Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak;
- Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan
Pengertian
Kewajiban
Kewajiban
adalah sesuatu yg dilakukan dengan tanggung jawab. Contoh dari kewajiban adalah:
- Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh;
- Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh at dan pemerintah daerah (pemda).
M. MENJADI MANUSIA YANG BAIK
Manusia yang baik adalah manusia yang
mempunyai banyak manfaat untuk manusia lainya. Karena seburuk buruknya manusia
adalah seorang manusia yang di jauhi manusia lainya karena keburukanya. Karena
dari itu, kita sebelum terlambat, mari kita instropeksi diri, seberapa buruk
kita sebagai manusia, dan seberapa jauh kita dari manusia yang baik.Untuk
menjadi manusia yang baik kita harus berusaha dengan keras, jika kita tidak
anusia yang baik untuk dunia, setidaknya kita menjadi manusia yang baik di
lingkungan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar