A.PENGERTIAN FILSAFAT
Filsafat bisa juga didefinisikan sebagai
disiplin akademik yang melatih nalar dan logika dalam upaya untuk memahami
realitas dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang pengetahuan,
moralitas hidup, dan sifat manusia.
B. ILMU PENGETAHUAN
SEBAGAI SKETSA UMUM PENGANTAR UNTUK MEMAHAMI FILSAFAT ILMU
Filsafat ilmu secara umum dapat dipahami
dari dua sisi, yaitu sebagai disiplin ilmu dan sebagai landasan filosofis bagi
proses keilmuan. Sebagai sebuah disiplin ilmu, filsafat ilmu merupakan cabang
dari ilmu filsafat yang membicarakan obyek khusus, yaitu ilmu pengetahuan yang
memiliki sifat dan karakteristik tertentu hampir sama dengan filsafat pada
umumnya. Sementara itu, filsafat ilmu sebagai landasan filosofis bagi proses
keilmuan, ia merupakan kerangka dasar dari proses keilmuan itu sendiri. Secara
sederhana, filsafat dapat diartikan sebagai berfikir menurut tata tertib dengan
bebas dan sedalam-dalamnya, sehingga sampai ke dasar suatu persoalan, yakni
berfikir yang mempunyai ciri-ciri khusus, seperti analitis, pemahaman
deskriptif, evaluatif, interpretatif dan spekulatif. Sejalan dengan ini, Musa
Asy’ari menyatakan bahwa filsafat adalah berfikir bebas, radikal, dan berada
pada dataran makna.
C. FENOMENOLOGI
PENGETAHUAN DAN ILMU PENGETAHUAN
Fenomenologi (Inggris: Phenomenology)
berasal dari bahasa Yunani phainomenon dan logos. Phainomenon
berarti tampak dan phainen berarti memperlihatkan. Sedangkan logos berarti
kata, ucapan, rasio, pertimbangan. Dengan demikian, fenomenologi secara umum
dapat diartikan sebagai kajian terhadap fenomena atau apa-apa yang nampak.
Lorens Bagus memberikan dua pengertian terhadap fenomenologi. Dalam arti luas,
fenomenologi berarti ilmu tentang gejala-gejala atau apa saja yang tampak.
Dalam arti sempit, ilmu tentang gejala-gejala yang menampakkan diri pada
kesadaran kita. Fenomenologi mempelajari dan melukiskan ciri-ciri intrinsik
fenomen-fenomen sebagaimana fenomen-fenomen itu sendiri menyingkapkan diri
kepada kesadaran. Kita harus bertolak dari subjek (manusia) serta kesadarannya
dan berupaya untuk kembali kepada “kesadaran murni”. Untuk mencapai bidang
kesadaran murni, kita harus membebaskan diri dari pengalaman serta gambaran
kehidupan sehari-hari.
D.FILSAFAT
PENGETAHUAN DAN ILMU PENGETAHUAN
Pengertian Filsafat
Filsafat adalah ilmu yang berusaha mencari
sebab yang sedalam-dalamnya bagi segala sesuatu berdasarkan pikiran atau rasio.
Pengertian Ilmu
pengetahuan
Ilmu Pengetahuan adalah seluruh
usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan, dan meningkatkan pemahaman manusia
dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia .
Persamaan Filsafat,
Pengetahuan, dan Ilmu Pengetahuan
1.Ketiganya mencari rumusan yang
sebaik-baiknya menyelidiki objek selengkap-lengkapnya
2.Ketiganya memberikan pengertian mengenai
hubungan yang ada antara kejadian-kejadian yang kita alami dan mencoba
menunjukan sebab-sebabnya.
3.Ketiganya hendak memberikan sintesis,
yaitu suatu pandangan yang bergandengan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar