Rabu, 17 Desember 2014

masih zaman perut buncit??



Jika dulu orang yang ekonominya makmur digambarkan dengan kondisi perut buncit, namun sekarang zaman sudah berubah, memiliki perut buncit justru menunjukkan kesadarannya yang rendah akan gaya hidup sehat. Bahkan beberapa figure dalam sejarah seperti Napoleon Bonaparte, hingga Patih Gajah Mada digambarkan memiliki perut buncit untuk menambahkan kesan gentle pada figure mereka.  Perut buncit dapat dialami oleh pria maupun wanita. Orang yang mempunyai perut buncit memiliki resiko  terkena penyakit-penyakit yang mematikan. Tidak hanya penyakit, tingkat percaya diri juga dapat berkurang. Tetapi ironisnya, perut buncit lebih mudah didapat ketimbang perut langsing dan rata.
Sudahkan Anda tahu apa itu perut buncit? Perut buncit adalah kondisi dimana adanya penimbunan lemak, berkurangnya masa otot, sistem pencernaan yang terganggu, peredaran darah yang memburuk, tingkat steres seseorang, penuaan, dan jumlah sel otak yang mati. Perut buncit yang lunak mengandung lemak, lemak tersebut disebut subcutaneous. Lemak yang ada di dalam perut buncit sendiri dibedakan menjadi dua yaitu lemak subkutan dan lemak visceral. Lemak subkutan adalah lemak berlebih yang terletak di bawah kulit dan lemak ini tidak berbahaya. Lemak yang berbahaya adalah lemak visceral yaitu lemak yang berada di bawah lapisan otot perut karena letaknya berdekatan dengan organ-organ dalam tubuh. Jika jumlah lemak visceral melebihi batas normal maka meningkatkan risiko terkena penyakit degeneratif seperti jantung, stroke, kanker diabetes dan lain-lain.  Seseorang disebut memiliki perut buncit jika ukurannya lebih dari 95 cm, sementara pada wanita lebih dari 80 cm. Berbagai macam penelitian menunjukkan lemak yang disimpan dalam perut ini tidak berfungsi sebagai cadangan tenaga seperti halnya lemak di bagian tubuh lainnya.
Sebenarnya, apa yang menyebabkan perut buncit? Banyak sekali hal-hal di sekitar kita yang dapat menyebabkan perut buncit. Baik dari makanan maupun lingkungan kita. Diantaranya adalah terlalu banyak makan di malam hari. Kebiasaan makan di malam hari sebaiknya harus dikurangi mulai dari sekarang apabila kita tidak menginginkan perut yang melebihi batas normal. Ini karena aktivitas kita di malam hari tidak sebanyak aktivitas kita di siang hari. Akibatnya kalori yang ada tidak terbakar dan menumpuk dan menyebabkan perut buncit. Kebiasaan duduk terlalu lama, ini biasanya dialami oleh pekerja kantor. Mengkonsumsi junk food secara berlebihan. Makanan cepat saji adalah sumber kalori dan lemak yang paling besar, kalori dan lemak tersebut yang semakin menumpuk dipastikan akan menumpuk pada perut. Minuman berkarbonasi (soda). menurut penelitian, meminum sekaleng minuman bersoda dapat mengakibatkan ligkar perut anda meningkat menjadi 5 kali lipat. Ini dikarenakan minuman bersoda mempunyai kadar gula yang tinggi dan memicu keinginan anda untuk makan lebih banyak seperti permen karet, ubi, brokoli, dan kopi. Tidak pernah atau jarang berolahraga juga dapat menyebabkan perut buncit. Olahraga adalah kegiatan membakar keringat. Orang yang jarang berolahraga secara otomatis lemaknya tidak terbakar, sehingga menumpuk pada perut dan membuncit. Garam atau sodium juga dapat menyebabkan perut buncit. Ini karena garam mengandung natrium yang tinggi dan garam tersebut dapat menarik air dalam jumlah besar sehingga dapat menyebabkan retensi air. Makan ketika sedih dan marah, makan dengan piring besar, stress, dan mengurangi waktu tidur juga dapat menyebabkan perut membuncit. Tidak ketinggalan pula, faktor usia, dan merokok. Bertambahnya usia akan membuat kita kehilangan otot, terutama jika kurang berolahraga dan lebih banyak duduk. Berkurangnya massa otot akan menurunkan kecepatan tubuh menggunakan kalori.
Lalu, bagaimana menurut Anda cara yang tepat untuk mengatasi perut buncit? Anda dapat mengatasi perut buncit yang Anda alami dengan cara yang sederhana. Contohnya saja olahraga secara teratur. Olahraga secara teratur juga adalah salah satu cara yang tepat untuk mngatasi perut buncit. Olahraga yang dianjurkan untuk mengatasi perut buncit ini adalah berjalan/ berlari, sit up, back up, sikap lilin, bersepeda, Ball crunch, dan elliptical trainer. Makan secara teratur , hindari konsumsi permen karena permen mengadung kadar gula yang tinggi dan apabila di konsumsi berlebihan akan menyebabkan penumpukan lemak dan tidak terkecuali di perut. Tingkatkan konsumsi vitamin C Anda, dimana vitamin C sangat dibutuhkan untuk pembakaran lemak menjadi energi. Biasanya vitamin C banyak ditemukan pada buah-buahan dan sayur-sayuran. Memperbanyak minum air putih juga dapat mengatasi perut buncit karena air putih dapat mencairkan konsentrasi garam dalam tubuh Anda, sehingga saluran pencernaan anda akan lancar dan tidak menumpuk di dalam perut. Tidak ketiggalan juga istirahat yang cukup juga dapat mempengaruhi adanya perut buncit.

Perut buncit memang sangat umum dialami oleh manusia. Hanya saja, terkadang dianggap tidak  masalah karena masih banyak orang yang tidak mengetahui penyebab dan penyakit apa yang ditimbulkan oleh perut buncit tersebut. Nah, setelah Anda membaca dan mengetahui penyebab dan masalah yang ditimbulkan dari adanya perut buncit, di mana perut buncit merupakan penumpukan lemak yang berlebihan di daerah perut. Ada baiknya Anda menjaga kesehatan dengan rajin berolahraga dan memilih makanan yang baik untuk tubuh kita mengingat penyakit-penyakit yang ditimbulkan dari penumpukan lemak tersebut sangat berbahaya . Ini karena mencegah selalu lebih baik dari pada mengobati.